Selasa, 07 Juni 2016




CARA MENGHADAPI KRISIS
           
     Permasalahan dalam suatu perusahaan atau kelembagaan memang menajadi hal yang biasa terjadi. Akan tetapi potensi permasalahan yang dapat memicu krisis hal ini menjadi masalah serius yang perlu di selesaikan dengan baik. Namun, kita cenderung tidak begitu menghiraukan masalah yang nampak kepermukaan, padahal kita tidak tau masalah mana yang memiliki potensi buruk bagi kita. Oleh sebab itu jika terjadi masalah kita perlu menghadapinnya dengan baik. Berikut adalah cara efektif yang digunakan untuk menghadapi masalah krisis:

1. Cegah
       Bila suatu masalah/krisis dapat dicegah, maka hal ini lebih baik dilakukan. Pencegahan yang dilakukan itu sendiri sesaui dengan bentuk krisis yang terjadi.
Misalnya: masalah buruh yang menuntut jaminan kesehatan kepada kepala perusahaan, maka pencegahannya yang baik ialah menuruti permintaan sang buruh dengan pertimbangan tertentu. Hal ini lebih baik dilakukan agar perusahaan tetap bisa beroperasi dengan baik.

2. Hindari
            Jika suatu peristiwa atau gejala tidak bisa dicegah, maka selagi bisa baiknya dihindari. saat peristiwa bisa dihindari maka masalah pun dapat diatasi dengan baik. Namun, pada cara ini kita perlu cermat menilai seperti apa peristiwa atau krisis tersebut. Sebab tidak semua masalah dapat dihindari ada yang jika dihindari justru masalah akan lebih membesar. Maka pertimbangan matang perlu diperhatikan pada bagian ini.

3. Hadapi

            Jika dua pilihan tindakan diatas tidak efektif untuk diterapkan saat mengahadapi masalah atau krisis. Maka lebih baik masalah tersebut dihadapi tanpa memperhitungkan risiko yang akan terjadi. Sebab jika pasrah atau memilih untuk mundur dari masalah maka pilihannya hanya hancur. Namun saat ada keberaniaan untuk menghadapi masalah walau ada potensi risiko yang dialami. Namun, hal ini jauh lebih baik karena aka nada potensi peluang untuk berhasil menghadapi masalah. Tentunya hal ini tidaklah mudah dilakukan, harus dengan tindakan yang efektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar